Postingan

Corona Merubah Kita

Gambar
Aku tak terbiasa sendirian. Hampir setiap hari tidak ada jadwal kosong untuk ketemu kamu. Ada saja hal yang membuat kita bisa bertemu; mengerjakan tugas kuliah, acara intra kampus, atau sekadar diskusi tentang buku baru, film baru, hingga berita popular untuk kita perbincangkan tanpa bosan. Dinda, namamu yang mudah diingat dan disebutkan. Aku ingat bau parfummu, baju kesukaanmu, bahkan hafal apa saja yang membuatmu nyaman dan kesal.
Sajak malam yang sering aku kirimkan melalui aplikasi LINE, kamu jawab dengan satu kata; Gombal. Tapi itu cukup membuatku bahagia. Karena setelahnya pasti kamu kirimkan stiker love. Aku ingat, satu kali kamu pernah mencoba melakukan hal yang sama, membuatkanku sajak, sama sekali gak memenuhi kaedah yang benar, tapi karena darimu aku suka. Bahkan aku screenshoot dan ku tampilkan di beranda LINE ku. Esoknya kamu datang pagi-pagi menggedor kamar kosku, menghukum ulahku dan meminta ditraktir nonton film Teman Tapi Nikah 2. Tak bisa ku tolak, aku senang apa pun …

Peluang Bersama

Gambar
Aku mengambil keputusan besar. Bagi lelaki dewasa, membawa seorang perempuan datang ke rumah bukanlah hal main-main. Pasti ada pertanyaan serius, siapa dia? Tidak mungkin dengan bercanda aku bilang ke keluarga; coba saja kenalan sendiri. Lalu aku berjalan cuek menuju kamar. Ah dimana akhlaknya? Begitulah mungkin komentar Erick Tohir, sang Menteri BUMN periode sekarang.
Mengenalkan Nabila, kekasihku ke keluarga harus dengan pertimbangan yang matang. Tidak boleh dengan ambisi atau egoisme semata. Aku tidak ingin menjadikannya perempuan yang dicap jelek oleh keluarga. Apalagi dia akan bersanding dengan ibuku, sebagai perempuan yang penting untuk aku perjuangkan dan bahagiakan. Namun, seperti keluarga lain yang ketat aturan soal bibit bebet dan bobot, maka Nabila harus masuk kriteria yang keluargaku inginkan, supaya kami berdua pun menjalani hari-hari dengan tentram.
Rencanaku membawa Nabila sudah ku kabarkan ke keluarga, bahkan semua kakakku menjadwalkan tanggal khusus untuk bisa menjadi s…

Jilbab Tidak Wajib!

Gambar
Anna, aku mencintaimu. Kalimat itu menjadi penanda hubungan kita berjalan hingga hari ini. genap satu tahun aku bersamanya. Melewati suka dan duka dengan komitmen yang sama, yakni berusaha saling menjaga hubungan sakral kita. Menerima apa yang tampak dan tidak tampak. Memahami sifat dan karakter yang sering memicu perkara. Rasanya sedang menjalani adegan drama korea.
“Billy, minta tolong dong, buka pintunya. Ada tamu kayaknya,” Anna teriak memanggilku yang sedang rebahan di pinggir kolam.
“Kamu sibuk apa? Aku lagi gak pakai baju nih,” jawabku.
“Kan buatin kamu sarapan. Ayolah sayang!” nada suaranya lebih manis.
“Baiklah, aku jalan,” ucapku sepakat.
Sebelum beranjak, aku mengenakan kaos lebih dulu. Ketika pintu ku buka, ternyata yang datang adalah Mamaku. Dia menampilkan senyum terbaiknya. Tampaknya dia senang membuatku kaget.
“Mama sendirian?” selidikku sambil mengamati sekitar.
“Ya enggak dong. Masak tega orang tua dibiarin sendirian,” aku dibuat kaget oleh Mama mertuaku.
“Mama bole…

Game Anak KEPPO

Gambar
Permainan dan kekompakkan sering menjadi dua sisi yang saling mendukung. Dalam berbagai kegiatan, tidak jarang selalu diselipkan sebuah permainan yang bertujuan untuk menjaga kekompakan atau sekadar menjadi hiburan di tengah kepenatan. Dalam kegiatan KEPPO pun hal itu dilakukan demi menjaga kekompakkan peserta dan tentunya mencairkan rasa canggung antar peserta.
“Bagaimana Em, kamu siap bermain?” Sella menatapku. Gayanya dibuat secentil mungkin.
“Memangnya ada pilihan untuk rebahan?” aku berseloroh. Sella malah memukul kepalaku.
Sella tampak antusias sekali dengan permainan ini. Wajahnya tak hilang raut cerianya, hingga senyumnya tak henti. Berbeda dengan aku, aku malah mencemaskan bagaimana nanti kalau tim yang ku pandu tidak berhasil menyelesaikan permainan ini dengan baik. Seharusnya aku tidak perlu serius sekali menanggapi permainan ini, karena tujuannya bukan untuk mencari siapa yang menang atau kalah. Tapi selama ini aku selalu menang dalam permainan apa pun ketika mengikuti kegiat…